Showing posts with label Android. Show all posts
Showing posts with label Android. Show all posts

Sunday, February 8, 2015

Cara Ubah Android Agar Jadi Wifi Portable

Halo semua para sobat Emefha Trick! Pada posting kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara ubah android kamu jadi wifi portable. Wi-Fi Hotspot merupakan salah satu sarana yang paling banyak dicari bagi orang yang tidak mempunyai banyak paket data. Kamu bisa mendapatkan Wi-Fi Hotspot gratis saat bepergian atau kamu juga bisa membuat wi-fi hotspotmu sendiri langsung di Android kamu. Jaka akan memberitahu cara mengubah Android menjadi Wi-Fi Hotspot Portable. Wifi Hotspot Portable maksudnya adalah menciptakan koneksi wifi (hotspot) dimana saja dan kapan saja, jadi kita dapat share internet menggunakan koneksi wifi kapan pun dan dimana pun kita berada (selama ada koneksi internet).

Oke langsung saja cermati langkah-langkah berikut.

1. Buka menu Setting di Android kamu, lalu pilih Tethering & portable hotspot.



2. Ceklist pada menu Portable hotspot. Dengan diceklistnya menu tersebut, secara otomatis kamu sudah berhasil membuat wifi hotspotmu sendiri.



3. Untuk melakukan pengaturan SSID dan Password wifi-mu, kamu bisa masuk ke menu Configure Wi-Fi Hotspot.



Nah, bagaimana? Cukup mudah bukan? Demikianlah tutorial yang saya posting pada kali ini semoga dapat bermanfaat bagi anda semua dan selamat mencoba. Terima Kasih telah berkunjung ke Emefha Trick!

Thursday, January 29, 2015

Cara Mencadangkan/Backup Aplikasi Pada Android Menggunakan Clean Master

Mungkin sering kali anda kesulitan dalam hal mencadangkan/membackup aplikasi yang terpasang di Android anda. Atau anda mencoba ingin sharing aplikasi dengan teman-teman anda yang dimana aplikasi tersebut adalah hasil download dari Google Play Store. Jika anda mendownload aplikasi di Play Store pasti anda akan kebingungan jika ingin mensharing aplikasi tersebut ke teman-teman anda karena aplikasi hasil download dari Play Store tidak terdapat instalasi yang langsung tersimpan di perangkat Android. 

Jika hal tadi sudah pernah anda alami sebelumnya alngkah baiknya anda mencoba tutorial ini, yaitu cara mencadangkan/backup aplikasi pada Android. Tutorial ini cukup mudah, tapi sebelumnya anda harus download aplikasi Clean Master nya di Play Store atau anda juga bisa mendownloadnya disini. Jika anda sudah download Clean Master nya, langsung saja ke tahap selanjutnya. Cermati langkah-langkah berikut :

1. Buka Clean Master yang sudah anda download tadi.



2. Tekan pada pilihan PENGELOLA APP.


3. Disini CM akan menampilkan berbagai aplikasi yang telah terinstall di perangkat Android anda. Lalu pilih dan centang aplikasi yang akan anda cadangkan/backup, sebagai contoh saya pilih Fruit Ninja Free. Kemudian, tekan Backup.


4. Tunggu hingga proses pem-backupan selesai.


5. Selesai. Sekarang aplikasi anda sudah dicadangkan.


Demikianlah tutorial yang saya posting pada kali ini semoga dapat bermanfaat bagu anda semua. Selamat mencoba! - Kunjungi terus Emefha Trick.

Saturday, January 3, 2015

Cara Menonaktifkan Notifikasi Aplikasi atau Game Pada Android

Hari ini, Emefha Trick akan memberikan sebuah tutorial tentang Android yaitu bagaimana cara untuk menonaktifkan notifikasi pada aplikasi di Android. Pasti anda sedikit terganggu dengan munculnya notifikasi aplikasi yang terinstal di hp Android anda. Pengalaman ini pun pernah saya alami waktu saya bermain game di Android, notifikasi muncul terus-terusan dan membuat saya terganggu. Untuk caranya pun cukup mudah dan simpel, tidak memerlukan akses root. 

Bagaimana caranya? Simak langkah berikut.


1. Buka Setting > Apps.

Setting
2. Pilih Aplikasi atau Game yang tidak ingin anda tamplkan notifikasinya. Tinggal atur saja settingannya pada Notifications.

Apps

Dengan menghilangkan ceklis pada Show notifications tersebut secara otomatis semua notifikasi dalam game ataupun aplikasi Android kamu akan hilang atau tidak akan muncul lagi. Untuk mengembalikannya, kamu hanya perlu ceklis lagi bagian yang sama.

Oke sikian posting pda kali ini, elamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi anda semua. Terima Kasih telah berkunjung ke Emefha Trick.

Thursday, December 11, 2014

Cara Mematikan Fitur Auto-correction Pada Keyboard Android


Kesulitan dalam pengetikan di keyboard android yang menggunakan fitur auto correct? Baru pertama kali menggunakan hp Android baru? Pada beberapa Android biasanya memiliki keyboard dengan fitur auto correct yang masih aktif. Nah pada posting kali ini saya akan memberi tutorial bagaimana cara mematikan fitur auto correct pada keyboard Android. Oke, langsung saja kita ke langkah-langkahnya.

1. Masuk ke Settings > Language & input.

Setting

2. Pilih keyboard yang sedang anda gunakan, lalu pilih setting untuk keyboard tersebut.

Language & input

3. Lalu pilih Text Correction.

Keyboard Setting

4. Pilih Auto-correction.

Text Correction

5. Kemudian pilih Off.
Auto-correction

Sekarang keyboard Android anda sudah tidak memakai fitur auto correct lagi.


Sekian posting kali ini, selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagu anda semua. Kunjungi terus Emefha Trick!!

Berbahaya! Menggunakan Browser Bawaan Android!


Setiap smartphone Android, terdapat sebuah aplikasi browser yang sudah tertanam langsung di dalamnya. Jika anda masih menggunakan Android versi 4.2 kebawah dan masih sering menggunakan browser ini, sebaiknya hentikan menggunakan browser bawaan Android.

Seorang ahli keamanan menemukan celah pada browser bawaan Android yang dapat digunakan orang jahat (hacker) untuk menyalahgunakan cookies dan password yang tersimpan secara otomatis didalam browser. 



Bagaimana bisa hal ini terjadi? Ilustrasi singkatnya seperti ini. Jika kamu login ke salah website tertentu, kamu akan dimintai username dan password agar bisa masuk. Setelah memasukannya, kamu tidak akan diminta memasukan lagi karena informasi yang dibutuhkan sudah tersimpan pada cookies browser. Informasi tersebut bisa diakses dengan javascript melalui celah keamanan pada browser Android.

Bug ini tidak berlaku untuk Android dengan sistem operasi KitKat. Google sudah membuat isi dari browser bawaan KitKat dengan Chromium Engine.

Sekian info yang saya berikan, semoga dengan info tersebut dapat bermanfaat bagi anda semua. Kunjungi terus Emefha Trick.!


Cara Menambahkan Baris Nomor Dedikasi Pada Google Keyboard

pc keyboard android
Tested by Xiaomi Redmi 1s

Ada banyak keyboard kustom yang dapat dipilih, salah satunya yaitu Google Keyboard adalah pilihan yang terbaik. Pada posting kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial kepada anda semua yaitu menambahkan baris nomor dedikasi di atas Google Keyboard. Dengan menambahkan baris nomor dedikasi, anda akan lebih mudah dalam pengetikan dan menghemat waktu. Berikut ini adalah langkah-langkahnya dan bekerja pada Android 5.0 Lollipop serta versi Android lainnya.

1. Langsung saja buka Google Keyboardnya, cara membukanya masuk ke Settings > Language & input > pada bagian KEYBOARD &INPUT METHODS pilih Google Keyboard. Kemudian pilih Appearance &layouts.


google keyboard settings

2. Setelah itu, pilih Costum input styles.


google keyboard settings

3. Tekan tanda "+" yang ada pada bagian pojok kanan atas, kemudian pilih bahasa sesuai keinginan anda (saya sarankan menggunakan bahasa inggris saja) dan Layout pilihlah PC. Lalu tekan Add.

google keyboard settings

4. Jika anda belum pernah menggunakan kostum keyboard style, pilih saja Enable.

google keyboard settings

5. Sekarang, matikan opsi "Use system language", kemudian pilih layout keyboard PC yang baru saja anda buat tadi.

google keyboard settings

6. Uji layout keyboard yang sudah anda buat tadi. Dan hasilnya, baris nomor dedikasi sudah ada di atas keyboard atau sama halnya dengan keyboard PC.

google keyboard settings

Sekian tutorial hari ini, semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Kunjungi terus Emefha Trick!!

Tuesday, December 9, 2014

Tips Memilih Prosesor Perangkat Android

SMART SMART SMART

Posting kali ini, saya akan men-sharing tentang tips memilih prosesor perangkat Android. Untuk anda semua, jangan tertipu. Jumlah core bukanlah satu-satunya hal yang menentukan performa prosesor pada smartphone Android. Kami juga menampilkan perbandingan benchmark beragam prosesor Android saat ini.

Apa hal utama yang menjadi pertimbangan kamu ketika membeli smartphone Android? Ada yang menjawab bujet, performa, desain, namun ada pula yang memberi alasan lebih spesifik, yaitu jumlah core prosesor.
Tidak ada yang salah dengan pernyataan "core lebih banyak, performa lebih cepat". Namun, hal ini tak selalu benar. Melalui artikel ini, kamu bisa mengetahui, faktor apa saja yang memengaruhi performa prosesor pada smartphone.

1. Manfaat prosesor multi-core

Jumlah prosesor sejatinya lebih berpengaruh terhadap performa smartphone dalam membuka banyak aplikasi sekaligus dalam satu waktu. Jadi, jika kamu jarang membuka banyak aplikasi bersamaan, jumlah core mungkin tak banyak membantu.

2. Tidak semua aplikasi Android mendukung prosesor multi-core

Namun, rata-rata aplikasi besar, terutama game, memang sudah dapat mengambil keuntungan dari banyaknya jumlah core pada sebuah prosesor. Inilah alasan mengapa NVIDIA pernah membuat Tegra 3+ pada HTC One+ yang memiliki 4+1 core prosesor. Saat menjalankan aplikasi berat, empat core yang akan bekerja. Namun saat menjalankan aplikasi komputasi ringan, hanya satu prosesor yang akan bekerja.

3. Multi-core = lebih boros daya

Jangan hanya fokus pada sisi positif yang dihasilkan dari prosesor multi-core. Kamu juga perlu mengetahui, lebih banyak jumlah core prosesor, lebih boros konsumsi daya yang dibutuhkannya. Jadi, smartphone dengan jumlah core prosesor lebih banyak biasanya lebih cepat kehabisan baterai.

4. Lalu, chipset apa yang cocok untuk saya?

Tahun 2014 ini, ada lima jenis chipset prosesor yang bisa kamu pilih, yaitu Qualcomm Snapdragon, MediaTek, Exynos, Intel Atom, dan NVIDIA Tegra. Jika bujet bukan sebuah halangan, pastikan kamu memilih prosesor dengan chipset Qualcomm atau Exynos. Keduanya memiliki performa komputasi lebih baik dari chipset lainnya. Untuk kamu yang sensitive terhadap bujet, pilihan jatuh pada Intel Atom dan MediaTek. Intel Atom saat ini masih mengandalkan prosesor dual-core, namun performanya bisa selevel dengan prosesor quad-core. Sementara MediaTek menawarkan prosesor quad-core dengan variasi produk sangat banyak dan murah.

5. Dual-core mengalahkan quad-core?

Hal ini bisa saja terjadi dan memang sudah terjadi. Contoh paling mudah yaitu Intel Atom Z2560 (dual-core 1,6 GHz) bisa melebihi performa MediaTek MT6582 (quad-core 1,3 Ghz) pada benchmark AnTuTu dan benchmark lainnya. Ini dikarenakan ada teknologi tertentu yang dimiliki serta kecepatan prosesor yang lebih tinggi.

4. Jumlah core bukan satu-satunya faktor

Jika kamu hanya melihat dan termakan iklan smartphone yang menjual jumlah core, kamu harus segera mengganti pola pikir kamu. Fitur, spesifikasi teknis, dan kecepatan prosesor adalah hal penting lainnya yang harus diperhatikan di samping jumlah core prosesor.

6. Quad-core premium vs quad-core ekonomis

Tahun 2013 dan 2014 ini bisa dikatakan sebagai tahun kesuksesan salah satu produsen chipset prosesor asal Taiwan, MediaTek. Pasalnya, MediaTek menawarkan prosesor quad-core yang ekonomis. Berbeda dengan chipset Qualcomm dan Exynos yang lebih identik dengan prosesor quad-core premium. Maka dari itu, performa kedua chipset ini lebih baik dibanding MediaTek.

Demikian sharing dan info saya pada posting kali ini, semoga bermanfaat bagi anda semua. Dan Terima Kasih Telah berkunjung ke Emefha Trick.